MOROWALI — Personel Koramil 1311-09/Bahodopi, Kopda Melky Pallangan, memimpin koordinasi pemadaman bersama Damkar PT IMIP dan Damkar Pemda begitu laporan warga masuk. Kobaran api dan kepulan asap terlihat warga di sekitar lahan yang berdekatan dengan program CSR pengelolaan sampah. Api dengan cepat membesar dan merambat ke semak belukar serta material mudah terbakar.
Babinsa bersama warga bergerak lebih dulu ke lokasi untuk mengecek dan mengendalikan api agar tidak meluas sebelum tim damkar tiba. Pukul 13.30 WITA, tim gabungan mulai melakukan pemadaman dari titik-titik yang dinilai paling rawan merembet.
Sebanyak tujuh unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Rinciannya, dua unit Damkar PT IMIP, satu unit Damkar Pemda, dua unit Damkar Thingsan, satu unit Damkar BTR, dan satu unit Damkar Hync.
Total 21 personel Damkar dibantu 15 warga berjibaku memadamkan api. Medan berupa semak belukar kering membuat api sulit dipadamkan dalam waktu singkat.
Berkat kesigapan seluruh unsur, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 21.00 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Kerugian materiil berupa lahan kosong milik warga seluas 3 hektare yang terbakar. Lokasi pengolahan sampah yang berada di kawasan tersebut juga turut menghanguskan.
Usai pemadaman, Babinsa bersama unsur terkait masih melakukan pengamanan dan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Pendataan dan pendalaman penyebab kebakaran juga dilakukan.
Kopda Melky Pallangan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca panas dan berangin. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan dan segera melapor jika menemukan titik api.