PALU — Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, membuka ruang dialog bagi generasi muda untuk mengenal kewirausahaan sosial lebih dalam lewat forum SEED for Palu. Forum ini mempertemukan pemerintah, akademisi, mitra pembangunan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), komunitas, serta anak muda.
Tujuannya, melahirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyebut konsep ini penting diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda.
Apa Itu Social Entrepreneur Menurut Wali Kota Palu
Hadianto menjelaskan, seorang social entrepreneur tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi. Ada tuntutan lain yang melekat, yakni mampu menghadirkan manfaat dan membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
"Social Entrepreneurship and Economic Development (SEED) ini sangat penting dan cocok sekali untuk anak-anak muda. Fokusnya hari ini adalah bagaimana mendorong anak-anak muda Kota Palu agar mampu membangun jiwa social entrepreneur dengan lebih baik," kata Hadianto di Palu.
Pembangunan Daerah Butuh Inisiatif Warga, Bukan Hanya Program Pemerintah
Menurut Hadianto, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Dibutuhkan inisiatif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi ruang yang tidak selalu bisa dijangkau kebijakan formal.
Karena itu, SEED for Palu diharapkan menjadi wadah yang melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan model usaha. Bukan sekadar usaha yang mencari laba, tetapi juga memberi dampak sosial bagi lingkungan sekitar.
"Percepatan pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak," ujarnya.
Bantuan Rp 5 Juta untuk 1.000 Mahasiswa hingga 2026
Selain mendorong jiwa kewirausahaan sosial, Pemkot Palu menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya manusia. Hingga 2026, pemerintah daerah telah memberikan bantuan tunai kepada sekitar 1.000 mahasiswa.
Masing-masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp 5 juta. Program tersebut disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Keterlibatan masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, hingga kelompok sosial dinilai diperlukan untuk mendukung pembangunan Kota Palu. Forum SEED for Palu menjadi salah satu pintu masuk untuk merangkai kolaborasi tersebut.