Pencarian

KSEI Catat Aset Investor Pasar Modal Sulteng Rp4,034 Triliun, 289.659 SID hingga Agustus 2026

Kamis, 01 Oktober 2026 • 17:08:01 WIB
KSEI Catat Aset Investor Pasar Modal Sulteng Rp4,034 Triliun, 289.659 SID hingga Agustus 2026
Kepala Unit Edukasi dan Layanan Jasa Investor KSEI Abdul Aziz Albakkar menyampaikan data aset dan jumlah investor pasar modal Sulawesi Tengah di Kota Palu, Rabu.

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah aset investor pasar modal Sulawesi Tengah mencapai Rp4,034 triliun hingga 2026, dengan 289.659 Single Investor Identification (SID) yang menempatkan provinsi itu di urutan 20 dari 38 provinsi di Indonesia. Angka tersebut disampaikan Kepala Unit Edukasi dan Layanan Jasa Investor KSEI Abdul Aziz Albakkar dalam kunjungannya di Kota Palu, Rabu. Pertumbuhan investor Sulteng melonjak tajam dari 52.036 SID pada 2022 menjadi 289.659 SID pada Agustus 2026.

PALU — Kepala Unit Edukasi dan Layanan Jasa Investor KSEI Abdul Aziz Albakkar menyebut tren investor pasar modal Sulawesi Tengah terus berkembang positif sejak lima tahun terakhir. Perkembangan itu tidak terlepas dari masifnya layanan pasar modal yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada 2022 jumlah investor saham Sulawesi Tengah tercatat 52.036 SID. Angka itu naik menjadi 76.804 SID, lalu 119.971 SID, dan hingga Agustus 2026 mencapai 289.659 SID.

Gen Z dan Milenial Dominasi Jumlah Investor, Gen X Kuasai Nilai Aset

Data KSEI menunjukkan perkembangan pasar modal Sulawesi Tengah rata-rata didominasi Generasi Z dan milenial sebanyak 81,24 persen. Disusul Generasi X 16,95 persen dan Baby Boomers atau usia 60-80 tahun 1,80 persen.

Jika dibandingkan dengan jumlah aset, Gen X dan Baby Boomers justru lebih tinggi dengan nilai Rp1,5 triliun. Sementara milenial tercatat Rp639,03 miliar.

"Dilihat dari sebaran investor berdasarkan pekerjaan, kebanyakan investor pasar modal di Sulawesi Tengah dari segmen pegawai (swasta, PNS, guru) sebesar 61,4 persen dengan nilai aset Rp988,88 miliar," ucap Aziz.

Modal Kecil Bukan Penghalang, Investor Bisa Mulai Rp100

Aziz menegaskan menjadi investor pasar modal tidak harus membeli saham dengan nilai besar. Menurutnya, investor bisa bermain di angka Rp100 tetapi berkesinambungan dan bursa saham legal secara hukum.

"Menjadi investor pasar modal tidak mesti membeli saham dengan nilai besar, kita bisa bermain di angka Rp100 tetapi berkesinambungan dan bursa saham legal secara hukum," ujarnya.

BEI Sulteng Gandeng 29 Institusi Bangun Galeri Investasi

Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah Putri Irnawati menjelaskan pihaknya terus melakukan penguatan literasi pasar modal menggandeng berbagai institusi. Langkah itu termasuk penguatan literasi keuangan.

BEI mencatat hingga Juni 2026 telah menjalin kerja sama pendirian Galeri Investasi bersama 29 institusi. Mitra tersebut berasal dari pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri dan swasta, SMA/kejuruan, asosiasi, dan komunitas lainnya.

"Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu satu-satunya galeri investasi di segmen pemerintahan," kata Putri.

Pertumbuhan SID yang hampir enam kali lipat dalam empat tahun menunjukkan pasar modal Sulawesi Tengah bergerak dari ceruk kecil menjadi kanal investasi yang menjangkau pegawai, guru, dan generasi muda. Penguatan galeri investasi di kampus dan sekolah menjadi kunci menjaga tren itu tetap berlanjut.

Follow www.sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks