JAKARTA — Sebanyak 35 Kolonel TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dalam upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Mabesad, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Prosesi ini dipimpin langsung oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan dihadiri jajaran pimpinan tertinggi TNI AD.
Dalam upacara tersebut, sebanyak satu perwira naik pangkat menjadi Letnan Jenderal, sembilan perwira menjadi Mayor Jenderal, dan 35 perwira lainnya naik menjadi Brigadir Jenderal. Nama Brigjen TNI Raden Yoga Raharja yang pernah menjabat Dandim 1311 Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu yang menonjol bagi publik di kawasan Indonesia Timur.
Selain Raden Yoga Raharja, sejumlah nama lain yang naik pangkat menjadi Brigjen antara lain Yermia Hendarwoto, Andreas Daru Ismantoro, Librantoro, Wahyu Handoyo, Ardianto, Hery Setiyanto, Yarnedi Mulyadi, dan Setiawan Arismunandar. Daftar itu juga mencakup nama Hery Setiono, Nurjanah Suat, Heri Wijanarko, Rachmady Barungsinang, Budi Pamudji, Persada Alam, I Nyoman Yudhana Dewata Putra, Hendra Wulan, dan Amrul Huda.
Perwira lainnya yang turut menerima kenaikan pangkat adalah Perry Sandhi Sitompul, Lukman Hakim, Raymond Lambok Malindo S., Kamil Bahren Pasha, Gilang Lengkana Gumilang T., Kristian Wisnu Wardana, Enrico Christianto, Yoki Malinton K., Setiya Asmara, Bachtiar Susanto, Gustiawan Ferdianto, Nur Rohman Zein, Muhamad Dariyanto, Gusti Nyoman Suriastawa, Dedik Ermanto, dan Nurdihin Adi Nugroho.
Dalam amanatnya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar seremoni. Ia mengingatkan seluruh perwira tinggi yang baru dilantik untuk meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme, dan integritas di satuan masing-masing.
“Pangkat yang disandang bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan tanggung jawab yang semakin besar untuk memberikan karya terbaik bagi TNI Angkatan Darat, TNI, bangsa, dan negara,” tegas Maruli di hadapan para Pati di Mabesad, Jakarta, Jumat.
Maruli juga meminta para jenderal baru itu menjadi teladan di satuan masing-masing. Ia mendorong mereka untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat sinergi antarunit, serta mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang. Pesan ini menjadi pengingat bahwa tugas mereka ke depan akan lebih berat seiring dengan kenaikan pangkat yang disandang.