SIGI — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi mencatat progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 82,9 persen per Selasa (4/8) pukul 06.00 WITA. Capaian ini berarti sekitar 85.500 unit usaha dari total target 103.144 telah terdata di lapangan.
Kepala BPS Kabupaten Sigi, Siswadi, menargetkan pendataan lapangan tuntas lebih cepat dari jadwal resmi yang berakhir 31 Agustus 2026. Pihaknya memasang target penyelesaian pada 17 Agustus mendatang, dengan sisa waktu hingga akhir bulan digunakan untuk verifikasi dan perbaikan data.
"Kalau kita lihat delta atau perubahan per harinya 1,85 persen, insya Allah di tanggal 17 Agustus itu dengan semangat dan kegigihan teman-teman petugas yang ada di lapangan bisa kita capai," ujar Siswadi di Bora, Selasa (4/8).
Dengan ritme tersebut, BPS Sigi optimistis seluruh unit usaha dan rumah tangga di 16 kecamatan dapat terdata tanpa perpanjangan waktu. Pendataan menyasar hingga satuan lingkungan setempat (SLS) terkecil seperti dusun, RT, dan RW.
Kondisi geografis Sigi yang didominasi perbukitan dan pegunungan menjadi kendala terbesar dalam pelaksanaan sensus ini. Petugas lapangan tidak selalu bisa mengakses lokasi dengan kendaraan roda dua atau roda empat.
"Ini kan pendataannya sampai di satuan lingkungan setempat terkecil seperti dusun, RT dan RW, sehingga kendalanya terkait transportasi bahkan petugas menggunakan jasa ojek atau berjalan kaki menuju wilayah tugasnya masing-masing," kata Siswadi.
Meski medan berat, ia memastikan seluruh petugas tetap bergerak sesuai pembagian wilayah. Pendataan yang tengah berjalan ini merupakan Sensus Ekonomi paket lengkap karena mencakup semua lapangan usaha, bangunan usaha, dan seluruh rumah tangga atau keluarga di Kabupaten Sigi.