DONGGALA — Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah, Sarifuddin Sudding, menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi harga mati bagi seluruh kader partai. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka PAN Camp 2026 di Sangganipa Resort, Kabupaten Donggala, Sabtu-Ahad (1-2/8/2026).
Sudding menilai, tanpa kedisiplinan, partai politik akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat. "Artinya ketika kita sudah tidak disiplin dalam sebuah organisasi, apalagi namanya partai politik, ini persoalan trust (kepercayaan), bagaimana masyarakat bisa mempercayai partai politik itu ketika anggotanya sendiri tidak menegakkan kedisiplinan," tegasnya.
Ancaman Surat Peringatan untuk Kader yang Absen
Di hadapan jajaran pengurus dan peserta, Sudding secara gamblang meminta Ketua Harian DPW PAN Sulteng, Ronny Tanusaputra, untuk menindak tegas pelanggaran kehadiran. "Yang tidak hadir hari ini setuju diberikan surat peringatan, siapapun dia," ujarnya.
Teguran keras ini menjadi sinyal bahwa PAN Sulteng serius merapikan organisasi menjelang kontestasi politik lima tahunan. Sudding menilai budaya lama yang longgar harus ditinggalkan karena kompetisi pada 2029 diprediksi jauh lebih ketat.
Militansi dan Digitalisasi Kunci Menangkan Pemilu 2029
Selain soal disiplin, Sudding juga menyoroti pentingnya militansi kader. "Budaya-budaya lama sudah tinggalkanlah, itu tidak laku, apalagi 2029 kompetensinya semakin ketat," katanya.
Ia menegaskan, kemenangan partai tidak datang dengan sendirinya. "Semua itu diawali dengan kedisiplinan. Sukses tidaknya itu dari diri kita sendiri," tuturnya.
Dalam arahannya, Sudding juga mendorong kader untuk memanfaatkan era digitalisasi sebagai alat komunikasi politik dan penguatan organisasi. Menurutnya, mayoritas masyarakat kini mengakses informasi melalui gawai, bukan televisi. "Jadi masing-masing ramaikan saja di media, bagaimana partai amanat nasional dan lain-lain, apalagi yang namanya gen Z, pemilu 2029 itu sangat dominan adalah anak-anak muda," jelasnya.
Kader dari Bupati hingga Legislator Hadir dalam PAN Camp
PAN Camp 2026 di Donggala tidak hanya dihadiri pengurus DPW, tetapi juga para ketua DPD PAN se-Sulteng, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, serta dua kepala daerah kader PAN, yakni Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Guru Besar Fisip Untad Muhammad Khairil, Ketua Harian DPW PAN Sulteng Ronny Tanusaputra, dan Konsultan Politik Dendy Susianto. Rangkaian acara ditutup dengan senam bersama dan game yang diikuti puluhan peserta.