PALU — Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Mursalim, mengungkapkan bahwa penempatan perangkat pemeriksaan telah dikoordinasikan langsung dengan pengelola bandara. Seluruh sistem yang ada juga telah melalui tahap uji coba dan akan menjalani simulasi akhir sebelum jadwal penerbangan perdana tiba.
"Kami memastikan sarana dan prasarana pemeriksaan keimigrasian sudah siap. Penempatan perangkat juga telah kami koordinasikan dengan pihak bandara," kata Mursalim di Palu, Jumat.
Simulasi Akhir Sebelum Penerbangan Perdana ke Guangzhou
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menyambut status baru Bandara Mutiara SIS Al-Jufri yang kembali beroperasi sebagai bandara internasional. Maskapai Garuda Indonesia akan menjadi operator untuk rute perdana Palu–Guangzhou pada 6 Agustus 2026.
Petugas imigrasi telah menyiapkan mekanisme pemeriksaan menyeluruh bagi penumpang yang datang maupun berangkat. Hal ini mencakup penanganan khusus bagi penumpang yang masuk dalam daftar cegah dan tangkal atau mereka yang tidak memenuhi persyaratan dokumen perjalanan sesuai ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Rencana Kedatangan China Southern Airlines pada 11 Agustus
Selain Garuda Indonesia, otoritas bandara juga menginformasikan adanya rencana penerbangan dari China Southern Airlines pada 11 Agustus 2026. Namun, pihak Kantor Imigrasi Palu masih menunggu pemberitahuan resmi dari maskapai tersebut sebelum menyiapkan dukungan operasional lanjutan.
Mursalim menambahkan, pembukaan rute internasional ini diharapkan mampu mendorong peningkatan konektivitas serta membuka peluang lebih besar di sektor investasi, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Tengah.
Dengan kesiapan ini, diharapkan proses pemeriksaan keimigrasian pada penerbangan internasional nanti dapat berjalan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang, baik yang datang maupun yang berangkat dari Palu.